NEWS & ENTERTAINMENT MEDIA

Contact online

Website AG CYBER TV tidak bisa di akses tanpa Javascript
Silahkan Aktifkan Javascript di browser Anda !!Subscribe Us


Semua karya otentik dari AG Cyber TV di proteksi ,
tidak diperbolehkan mengambil sebagian atau keseluruhan isi berita asli karya kami tanpa izin redaksi.

Beberapa Balita di Kelurahan Kramat Muntah Berak Setelah Divaksin Polio , Bidan : Hal Wajar


Kantor Kelurahan Kramat Nganjuk.


Nganjukagcybertv.online - Pemberian vaksin Polio menjadi suatu keharusan untuk mencegah penyakit yang tidak dapat menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian tersebut.

Pemerintah melalui Kementrian Kesehatan Republik Indonesia terus melakukan tindakan preventif dengan memberikan vaksin ke warga khususnya pada balita dan anak-anak.

Ada dua jenis vaksin yang di berikan yakni inactivated polio vaccine (IPV) atau Vaksin Polio Suntik dan Oral Polio Vaccine (OPV) atau Vaksin Polio Oral / Tetes.

Namun begitu ada beberapa efek samping yang dialami penerima vaksin Polio seperti demam dan muntah yang menyebabkan anak jadi rewel terutama pada balita.

Seperti kasus yang ditemukan di Kelurahan Kramat kecamatan Nganjuk Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur , ada beberapa anak balita mengalami efek samping setelah diberi vaksin tetes.

Suhadi (Kanan) Lurah Kramat bersama Bidan Dwi Ratnawati (tengah) dan Sekretaris Kelurahan (Kiri) saat ditemui AG Cyber Rabu pagi (20/2/2024).

Lurah Kramat Suhadi membenarkan adanya temuan tersebut setelah menelusuri langsung ke sejumlah balita yang mengalami efek samping tersebut setelah divaksin pada Senin (19/2/2024) kemarin.

"Benar , setelah mendapat laporan dari warga , saya langsung telusuri , ada enam balita yang datangi , dari enam tersebut ada dua balita yang memang mengalami muntah berak setelah di vaksin," ujarnya saat ditemui diruang kerjanya pada Rabu pagi (21/2/2024).

Suhadi menepis isu yang beredar sebelumnya bahwa semua balita yang divaksin mengalami hal yang sama dengan dua balita yang dikunjunginya.

"Hanya dua balita , tidak semua," imbuhnya dan dibenarkan bidan Kelurahan yang saat itu mendampingi Lurah.

Sementara itu Bidan Kelurahan , Dwi Ratnawati menegaskan efek samping itu adalah hal yang wajar namun begitu dirinya menghimbau jika ada keluhan lain setelah divaksin untuk segera mengubungi pihaknya atau kelurahan.

"Jadi ada sekitar 300 anak yang divaksin pada Senin kemarin kalau ada efek samping seperti demam muntah berak itu hal wajar," jelasnya.

"Kita sudah pastikan sebelum divaksin semua anak sehat , kalau ada keluhan lain orang tua bisa koordinasi dengan kita atau pak Lurah ," lanjutnya.

Dwi menambahkan jika efek samping dari vaksin polio tersebut tak kunjung reda , warga diharapkan menghubunginya untuk dilakukan tindakan lebih lanjut. (Red)