Contact online

Website AG CYBER TV tidak bisa di akses tanpa Javascript
Silahkan Aktifkan Javascript di browser Anda !!Subscribe Us


Semua karya otentik dari AG Cyber TV di proteksi ,
tidak diperbolehkan mengambil sebagian atau keseluruhan isi berita asli karya kami tanpa izin redaksi.

Di Baron Nganjuk, Miris Anak Dibawah Umur Diduga "Diperkosa" Teman Sepermainannya.


Barang bukti punya korban

NGANJUK , AG Cyber TV - Sungguh malang nasib Bunga (nama samaran) menjadi korban 'dugaan' pemerkosaan manusia bejat yang tak mampu mengendalikan nafsu birahinya.

Siswi yang duduk di kelas 1 di salah satu Madarasah Ibtidaiyah (MI) yang ada di kecamatan Baron tersebut diduga mengalami kekerasan fisik lebih dahulu sebelum di 'eksekusi'.

Dari informasi yang berhasil di himpun media ini , peristiwa miris tersebut berawal saat Bunga bermain dengan teman sepermainannya berinisial MH dan terduga pelaku di depan sebuah rumah kosong , Selasa (20/9/2022)

Sejurus kemudian mereka bertiga jalan-jalan dan sampai di sebuah lapangan , disinilah dugaan kekerasan seksual itu terjadi.

Terduga pelaku menyuruh MH untuk mengambil air minum dan MH langsung pergi ke arah timur meninggalkan Bunga dan terduga pelaku.

Tragedi mulai dari sini , saat itu Bunga dalam posisi duduk jongkok tiba-tiba ditendang terduga pelaku sebanyak dua kali di kepala sebelah kirinya.

Tendangan itu membuat Bunga tak sadarkan diri , dalam keadaan tak sadar tersebut di duga Bunga disetubuhi oleh pelaku.

CD korban yang tertinggal di TKP.

Hal tersebut mengacu pada informasi yang media ini rangkum , setelah sadar dari siuman , Bunga sempat melihat terduga pelaku lari ke arah pemakaman (selatan).

Bunga kemudian pulang dan menceritakan semuanya ke ibunya , sontak ibunya tak terima , apalagi terdapat fakta celana dalam dan sandal putrinya tertinggal di TKP.

Selain itu , Ibunya juga mendapati bercak darah pada pakaian (daster anak) yang saat itu di kenakan putrinya, tak terima dengan yang di alami putrinya , ibu Bunga berinisial M tersebut melaporkan kejadian ini ke Polsek Baron.

Sementara itu Kapolsek Baron. AKP Sutiyo membenarkan pelaporan tersebut dan saat ini kasus ini di tangani PPA Polres Nganjuk.

"Iya benar ada laporan masuk , saat ini kasus tersebut di tangani unit PPA Polres Nganjuk," Ujarnya saat dikonfirmasi via pesan singkat , Selasa (20/9/2022).

Reporter : John.